Langsung ke konten utama

Hari Yang Menyebalkan

Hai kawans, sekarang gw mau cerita tentang hari ini.
Ya, hari ini ada pelajaran mat AW. N salah satu temen gw itu bersiul- siul ria. Pak AW yang lagi ngajar, denger tu. Dia langsung balik badan terus tanya dengan suara keras
"Siapa yang bersiul tadi?"
Sekelas hening...
AW : "Siapa yang bersiul tadi?"
X4 : .......
AW : (Kali ini teriak) "SIAPA YANG BERSIUL TADI? SAYA TANYA UNTUK YANG
KEGITGA KALINYA! "
X4 : .............(Masih hening)
AW : (Ngamuk) "SIAPA YANG BERSIUL?!! (Sambil gebrak papan tulis) NGAKU AJA!"
X4 :.....................(kaget berat)
AW : "SAYA TANYA UNTUK YANG KELIMA KALINYA! SIAPA YANG BERSIUL SEWAKTU SAYA MENGAJAR?!"

Tiba- tiba seorang temaen gw angkat tangan..
Arja : Saya pak...

Deg...deg...deg....kami semua nunggu respon dari Pak AW
Nd, yang bikin specchless, dia cuma jawab gini...
"Lain kali kalo saya lagi ngajar jangan main- main ya" (dengan ekspresi muka super BT)
Sekelas pada "WOW" dalam hati semua. Ini guru sabar bangeet...wew~ Puji Tuhan deh :)
"Iya pak.Maaf...", kata Arja.

Terus Pak AW keluar kelas, mungkin ada keperluan.
N tiba- tiba, si Keena, "Pembuat Bencana" kali ini niru2in gayanya Pak AW pas lagi marah tadi.
Dia terus nggebrak meja, PAS PAK AW DATENG! Banyak yang ketawa gara2 aksi Keena tadi, n Pak AW liat itu semua!

"HEI KALIAN!! KALIAN PIKIR SAYA ITU LUCU?!! KALIAN BELUM TAU SIAPA SAYA SEBENARNYA?!!! YANG KETAWA, MAJU KE DEPAN!!Bentak Pak AW.
Genk setan maju kedepan semua. (Sebenernya si, masi banyak yang ketawa, cuman gw engga karena merasa ngetawain guru yang udah sabar itu sama sekali nggak beretika)
N Pak AW bilang kemereka "KALIAN KELUAR DAN JANGAN IKUT PELAJARAN SAYA SAMPAI SEMESTER DEPAN!"

Dan satu kelas X4 dimarahi habis- habisan n dikasi PR segunung yang besok SENIN harus dikumpulin setelah CF :s
Arh, hari ini , BT BANGET GILAAAK!! ==

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Klepon Isi Cinta Infiniti

Namanya juga anak rantau. Dulu SMA uda 3 tahun jarang bgt pulang, kuliah uda 2 th. Sekalinya pulang, aku curhat ke mama. "Ma, aku pengen klepon deh. Dah lama gak makan.." "Oke,  sesuk nek ana sing ider yo .."  (besok kalo ada yg jualan ya) Besoknya,.. "Ma! Bawa apaan tuh?! Gede banget! Oleh2 buat siapa?" "O! Ini apik2 (bagus2)buat kamu!" "Wa! Makasih maa!!!!" Pikirku, "Wah, mama tumben banget. Beliin apa ya?" Eh.. Pas dibuka, aku gaktau harus seneng, sedih, ketawa, marah, atau bingung..SPEECHLESS! Itu bungkusan isinya KLEPON, TUJUH BUNGKUS! SEBUNGKUS ISI SEPULUH PULA! "MAAA?! Mau kasi makan gajah?!" "Lhooooo, katane pengen!" (kata mamaku dengan ekspresi super innocent kyk newborn baby Dalam hatiku "Gilak! KLEPON SEGEDE BAKSO! 70 BIJI!" #terbengong-bengong "Orak sisan sing dodol dipek mantu?" (gak sekalian yang jual dijadiin menantu?) "Ma, bantuin makan dong...