Langsung ke konten utama

Tergambar Dalam Bayang

Mega telah tenggelam
Pucat rembulan menyapa sang malam
Membuat kalbu menjadi tentram
Hangat..
Tenang...

Teringatku akan memori
Saat pertama kali kita berjumpa
Dalam keheningan
Dalam kecanggungan

Sorot matamu
Teduh dan sendu
Tetapi tajam menusuk jiwaku
Menyampaikan sejuta impimu
Tanpa membuatnya hampa tanpa makna

Menetakkan jantungku
Menjadi beribu bahasa yang tak mungkin disampaikan
Dengan kata- kata
Dengan isyarat
Hanya dengan melihatnya kau bisa menterjemahkannnya
Menjadi untaian bait bait syair

Kenapa?
Akankah kau yang mengusik tentram jiwaku akan pergi
Aku tak minta se-senpun balasan
Sadarilah dan resapilah
Lihatlah aku si maya ini
Buatlah segalanya menjadi nyata
Ambillah sebuah langkah untuk membebaskanku
Dari siksaan kemelut ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Mimpi diSiang Bolong

Kamis, 26 Agustus 2010 pukul 02.00 Wow, kulihat gambar kartun keluarga kudus yang menjepit seorang anak laki2 ditengahnya (sepertinya kartun Latin ) berputar- putar saat malam hari dilangit dekat rumahku...Langsung ku ambil kamera untuk mengabadikan momen tersebut...Setelah mengambil gambar aku penasaran pada kartun tersebut..Akupun meniru berputar- putar selama 3 kali sambil angkat tangan kanan, dan tanpa diduga- duga aku ditarik kelangit....Sampai sekarang, aku tak tau siapa yang menarikku.... - - Aku terbangun dengan posisi terlentang..Entah dimana..tubuhku tak bisa kugerakkan, beku..Aku juga susah bernafas seperti hidungku mampet saat pilek...Disana sangatttt pengap, padahal ruangannya luas... - Tiba- tiba, kulihat ada sebuah surat terbuka dihadapanku..Surat tersebut memakai Bahasa Inggris...Lalu, aku mendengar suara orang membaca surat tersebut, tapi tak ada orang disekitar situ...Suara tersebut samar, tapi kucoba dengarkan. Suara tersebut semakin jelas. Tapi aku tak tau artinya ...