Langsung ke konten utama

LIVE IN @Pengalusan - 20 Juni 2012

Haiaaa!! So many things that must be written!! -__-'
Akhirnya setelah dapet mood aku bisa nulis lagi..
Okay, sekarang aku mau nulis tentang kegiatan live in SMAK 7 BPK Penabur-ku yang tercinta :p

.
20 Juni 2012...
- Jam 5 sore para peserta live in sudah kumpul di sekolah, terus berangkat naik 2 bis.
- Sampai di Pengalusan sekitar jam 6 pagi, terus makan pagi.
Alhasil piring, gelas, sendok, garpu kotor bertebaran dimana- mana dan aku, yang tugas piket waktu itu sendirian (karena yang lain pada kabur) nyuci mereka semua sampai pada akhirnya tanganku kena gelas sumbing. Berdarah deeecch!! (alay)
.
Setelah nyuci,aku keluar dari dapur. WOW! GEREJA SUDAH KOSONG!
Okay.....Karena semuanya udah dapet rumah, giliran aku yang nyari rumah..
"Bu, numpang tanya.. Rumahnya Pak Yohanes ada disebelah mana ya?"
"Oooo!! La itu si dek, yang kuning itu loh! Lewat sini"
Capcay deh, ternyata rumahnya Pak Yohanes tu dibelakang gereja persis, kira- kira sepuluh langkah lah... -___-"
.
"(Tok tok tok) Permisi, bu..Ini bener rumahnya Pak Yohanes?"
"Iya, masuk aja."
Ya ampun, ini si ibu jutek banget dah..Nadanya itu loh, bikin takut.. -__-
"Ekaa!! Kaa...Ekaa...I'm here! Eh kok si Ibu rada jutek ya?"
"Mungkin gara- gara belum kenal kali, Khouw." , kata Ekaristi, my roommate.
Oke Khouw, hilangkan semua perasaan negatifmu, terus mandi, n kumpul di gereja..
.
Nah di gereja itu kami dibagi- bagi. Ada yang pelayanan n ngecat PAUD setempat, ada yang nyiapin makan siang dan peralatan buat penyuluhan sikat gigi,dan bikin rak buku buat PAUD.Karena aku dah gak ada tugas lagi hari itu, akhirnya aku ke dapur bantuin yang piket makan siang :)
Eeeeh...disana aku ketemu someone,...hahahahahaha XD sudalah, abaikan.. :p
______________PAUD Pengalusan


Mengajar di PAUD


Penyuluhan Sikat Gigi


Gigiku bersih! Yaiy! :D


Mengecat PAUD



______________ Bikin rak :D



Mengajar Sekolah Minggu :)



Pembagian Bingkisan :)

Mari mengupas bawang sambil nangis..wkwkwkwk
Masak- masak

Sambutlah, Ketos kita yang pandai memasak, Ijon menggoreng tempe! :D
Penyerahan rak buku beserta buku dan alat pembelajaran kepada kepsek PAUD

Oh iya, malemnya ada pengobatan akupuntur gratis. Semuanya boleh ikut, termasuk murid2 SMAK 7. Kakiku yang dulu kejedot paving juga masih sakit, jadi aku ikut deh..hehehehe....
Pertamanya si takut liat jarum segitu banyaknya, tapi ternyata gak sakit tuh... :P




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Klepon Isi Cinta Infiniti

Namanya juga anak rantau. Dulu SMA uda 3 tahun jarang bgt pulang, kuliah uda 2 th. Sekalinya pulang, aku curhat ke mama. "Ma, aku pengen klepon deh. Dah lama gak makan.." "Oke,  sesuk nek ana sing ider yo .."  (besok kalo ada yg jualan ya) Besoknya,.. "Ma! Bawa apaan tuh?! Gede banget! Oleh2 buat siapa?" "O! Ini apik2 (bagus2)buat kamu!" "Wa! Makasih maa!!!!" Pikirku, "Wah, mama tumben banget. Beliin apa ya?" Eh.. Pas dibuka, aku gaktau harus seneng, sedih, ketawa, marah, atau bingung..SPEECHLESS! Itu bungkusan isinya KLEPON, TUJUH BUNGKUS! SEBUNGKUS ISI SEPULUH PULA! "MAAA?! Mau kasi makan gajah?!" "Lhooooo, katane pengen!" (kata mamaku dengan ekspresi super innocent kyk newborn baby Dalam hatiku "Gilak! KLEPON SEGEDE BAKSO! 70 BIJI!" #terbengong-bengong "Orak sisan sing dodol dipek mantu?" (gak sekalian yang jual dijadiin menantu?) "Ma, bantuin makan dong...