Langsung ke konten utama

Anak SDpun bisa "MEMILIH" :)

Akhirnya setelah melalui mid tes hari kedua yang menurutku "gagal" ini, pelajaran dilanjutkan seperti biasa. Bu Pristi menerangkan tentang kerusuhan 98 yang membuatku seperti beranjak ke dimensi lain, seperti aku berada disana. Belpun berbunyi. Aku pulang dengan rasa lelah yang luar biasa.
Nah, sehabis membeli majalah "Kawanku", aku kembali ke parkiran di depan gereja. Sewaktu perjalanan, ada segerombolan anak SD dari SDK 4 Cipinang Indah. Mereka masih kecil- kecil. Mungkin usianya baru 7-9 tahun.
Tanpa sengaja aku mendengar pembicaraan mereka,
A :"Eh!!Eh!! (sambil teriak) Kamu milih siapa?"
B :"Aku Jokowi laaah!! Kamu kamu?"
A :"Sama dong..! hehehehehe"
Batinku "Haih adek2..Kakak juga samaa..pengen milih cuma gabisa, soalnya kakak bukan orang Jakarta dan belum 17"
Wkwkwkwkwk...lucu banget liat anak2 SD yang ikut semangat menyambut Pilkada 2012 ini.
Aku salut sama anak- anak itu. Dulu aku malah belum tau apa- apa soal pemerintahan waktu umur segitu XD.
Sepertinya orang dewasa malah kadang- kadang terbutakan oleh permainan politik.
Yah, akhir kata, semoga piklada 2012 besok memberikan Jakarta pemimpin yang terbaik dan dapat mengayomi rakyatnya :)
Pilihlah kandidat yang teman2 percaya, tanpa dipengaruhi oleh iming2 yang pada akhirnya justru akan membuat kita menyesal :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Mimpi diSiang Bolong

Kamis, 26 Agustus 2010 pukul 02.00 Wow, kulihat gambar kartun keluarga kudus yang menjepit seorang anak laki2 ditengahnya (sepertinya kartun Latin ) berputar- putar saat malam hari dilangit dekat rumahku...Langsung ku ambil kamera untuk mengabadikan momen tersebut...Setelah mengambil gambar aku penasaran pada kartun tersebut..Akupun meniru berputar- putar selama 3 kali sambil angkat tangan kanan, dan tanpa diduga- duga aku ditarik kelangit....Sampai sekarang, aku tak tau siapa yang menarikku.... - - Aku terbangun dengan posisi terlentang..Entah dimana..tubuhku tak bisa kugerakkan, beku..Aku juga susah bernafas seperti hidungku mampet saat pilek...Disana sangatttt pengap, padahal ruangannya luas... - Tiba- tiba, kulihat ada sebuah surat terbuka dihadapanku..Surat tersebut memakai Bahasa Inggris...Lalu, aku mendengar suara orang membaca surat tersebut, tapi tak ada orang disekitar situ...Suara tersebut samar, tapi kucoba dengarkan. Suara tersebut semakin jelas. Tapi aku tak tau artinya ...