Langsung ke konten utama

Thanks Friend :)


Hari ini aku diajak Esther nemenin ke gereja di Ambas. Pagi- pagi jam 8 aku berangkat. Eh ternyata hp ketinggalan di rumah! Wew~ Kampretlaah..! Aku jadi gatau alamat pastinya. Akhirnya setelah muter- muter di Bambu Ori, aku putus asa n minta iik nganterin balik ke rumah ngambil hp dulu. -_- Maaf i..

Sampelah aku di rumah Esther. Disana cuma ada omanya Esther, Boa, sama dia. Aku duduk, ngobrol- ngobrol sambil makan bolu keju (makan lagiii!!) @.@
Ternyata kita nunggu Titha dulu, temennya Esther sama Boa..
Bentar- bentar, Titha yang mana ya? Kok kayaknya aku pernah ketemu orangnya .___.
Eh bener! Begitu dia dateng! Kami pernah ketemu! Waktu ice skating bareng Jessica sama Oya taon lalu!
Aku pangling banget ketemu dia! Mukanya udah dewasa gitu..
Dan dia inget aku!! #apaanbangetsih XD :3 Ternyata dunia ini memang selebar daun kelor yah.. -3-

Kamipun berangkat...
Ah..Akhirnya sampe juga! Ambas masi sepi banget =.= Yaiyalah orang masih jam 9 -_-
Sambil nunggu Ambas buka, kami mampir di Chowking dulu. Aku pesen es campurnya :9 Yaampuun! Enak bangeeet!! T^T

Singkatnya, sebelum Esther latian nari, kami pergi liat- liat buku di  Mas Bewok. Rencananya toko bukunya bulan ini tutup gara- gara sewanya mahal!! Yaaah!!!! :(
Habis Esther latian, kami foto- foto dulu, terus makan di KFC.

                        


 ketemu Oi sama Kezia :P

Habis pulang gereja, dengan brutalnya Esther ngenalin aku ke temen2 gerejanya. Mungkin lebih dari 10 orang .__. Kenalanku tiba- tiba jadi sejibun. Adenya yang paling kecil, si Yemima juga ikutan. Gila, kecil- kecil dia cerewet abis! Sampe speechless aku denger kata2nya! Adeknya gaul bro!!
 Hehehehehehe... Thanks ya, Ter udah ngenalin aku ke temen2mu yang semuanya baik..^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Mimpi diSiang Bolong

Kamis, 26 Agustus 2010 pukul 02.00 Wow, kulihat gambar kartun keluarga kudus yang menjepit seorang anak laki2 ditengahnya (sepertinya kartun Latin ) berputar- putar saat malam hari dilangit dekat rumahku...Langsung ku ambil kamera untuk mengabadikan momen tersebut...Setelah mengambil gambar aku penasaran pada kartun tersebut..Akupun meniru berputar- putar selama 3 kali sambil angkat tangan kanan, dan tanpa diduga- duga aku ditarik kelangit....Sampai sekarang, aku tak tau siapa yang menarikku.... - - Aku terbangun dengan posisi terlentang..Entah dimana..tubuhku tak bisa kugerakkan, beku..Aku juga susah bernafas seperti hidungku mampet saat pilek...Disana sangatttt pengap, padahal ruangannya luas... - Tiba- tiba, kulihat ada sebuah surat terbuka dihadapanku..Surat tersebut memakai Bahasa Inggris...Lalu, aku mendengar suara orang membaca surat tersebut, tapi tak ada orang disekitar situ...Suara tersebut samar, tapi kucoba dengarkan. Suara tersebut semakin jelas. Tapi aku tak tau artinya ...