Langsung ke konten utama

Sahabat..Ternyata..

"Cyn...sori aku ga bisa dateng..mau ada latian nari..", kata sahabatku, Nara.
"Yah! Katanya pas di Jogja kemaren bisa..terus gabisa, bisa lagi..gimana to kamu?"
"sori ya.."
"oke", udah males banget asli waktu itu..Kecewa total..Berasa banget sekarang..Dia lebih milih Ragel daripada aku... :(

Udahlah..gak ada harapan lagi..Capek ngurusin Nara..Biarin ajalah..At least masih ada sodara2 n temen2mu..

Jam empat sore..
"Cynn!! Cyn!!"
Hah?! Pikirku! Hacepe, Niar, sama Fitri dateng!
Dengan dandanan masih gembel, belom mandi, habis bangun tidur, aku langsung bukain pintu dan..
BYUUUR!!!
"WHAT THE?!! KALIAAN?!!"
"Happy Birthdaaay!!", teriak mereka.

Gilaa!! Gak nyangka banget! Speechless, gabisa ngomong! Disiram tepung!!
Masih dalam kondisi sesek nafas karena syok itu, si Nara keluar dari balik mobil sambil bawa cupcake!
HUAAA!! T^T Nangis bombay gilaa XDDD :'''' Gabisa ngomong apa2!! Yang ada malah sesunggukan!
Haaah Naaar!!! Katanya gajadi datengg?!!Huhuhhuhu!! Udah pas itu berasa jadi orang alay! -_-"






Ternyata, wow.. Maaf ya udah berpikiran negatif ke kamu :)
You are my true friend :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Mimpi diSiang Bolong

Kamis, 26 Agustus 2010 pukul 02.00 Wow, kulihat gambar kartun keluarga kudus yang menjepit seorang anak laki2 ditengahnya (sepertinya kartun Latin ) berputar- putar saat malam hari dilangit dekat rumahku...Langsung ku ambil kamera untuk mengabadikan momen tersebut...Setelah mengambil gambar aku penasaran pada kartun tersebut..Akupun meniru berputar- putar selama 3 kali sambil angkat tangan kanan, dan tanpa diduga- duga aku ditarik kelangit....Sampai sekarang, aku tak tau siapa yang menarikku.... - - Aku terbangun dengan posisi terlentang..Entah dimana..tubuhku tak bisa kugerakkan, beku..Aku juga susah bernafas seperti hidungku mampet saat pilek...Disana sangatttt pengap, padahal ruangannya luas... - Tiba- tiba, kulihat ada sebuah surat terbuka dihadapanku..Surat tersebut memakai Bahasa Inggris...Lalu, aku mendengar suara orang membaca surat tersebut, tapi tak ada orang disekitar situ...Suara tersebut samar, tapi kucoba dengarkan. Suara tersebut semakin jelas. Tapi aku tak tau artinya ...