Langsung ke konten utama

Kado Terakhir

Yapsss~!! Ini udah tanggal 13 November dan aku ga sempet liat BOOK FAIR DI ISTORA T^T
Huaaaaaa!! Gara- gara pekan ulangan yang SERIOUSLY, GAK SELESAI2..!
Baru hari ini selesainya, makannya aku baru bisa posting..Astaga...
Mandarin ya..74! Nilai terabal mandain sepanjang sejarah! Gara- gara laoshinya kasih model soal beda! Aku tau jawabannya,tapi gatau CARA JAWABNYA! AAAAGHH!! -_- Bosok..
Oke curcol random.. Sekarang, kembali ke topik!
Ehm..
Jadi gini..
Aku udah janji sama seseorang mau cetakin foto2 dia, dalam bentuk apapun.. Bentar lagi, dia mau ulang tahun. Yaudah deh, sekalian bikin kado, aku nepatin janji! Mungkin dia gainget kalo dia pernah minta.. wkwkwkwkwk..
Intinya, aku bikin kado itu dengan HATI! Saking dengan hatinya, sampe tiga hari baru selesai! Niat kan?-_-
Ehmm... Kalo mau diitung lama2an, kado ini ga dibuat dalam tiga hari! Tapi setaun lebih! Ngumpulin fotonya itu bray! Dari taun 2012, pertama kali kita temenan dalam arti yang sebenarnya...Semua foto dia juga dari kameraku kok (99%) wkwkwk XD.. Jadi gak ngestalk2 banget lah ya pas bikinnya.. Tinggal copas, terus edit deh! :3
Untuk seseorang yang disayangi, apa sih yang enggak?? #aseeek hahahaha Gak deng! Sudah mup on saya :''
Mungkin ini kado terakhir yang bisa aku kasih ke dia.. Mungkin kita ga akan ketemu lagi selamanya..
I've let him go \^^/...heheehehe..Yang penting dia bisa gapai semua mimpinya!
Kalo ini kado terakhir, kado pertama apa dong?
Hati.. Ya! Hatiku.. #alay tapi bener loh..... Cuma untuk kado yang pertama ini, sepertinya ditolak..
Sudahlahyaaa... Moga2 yang ini diterima dengan sukacita deh! \^^/
Mungkin kalian mikir, kenapa aku gak kasih barang kaya jam, tas, gitu2..
Ya karena, semua barang dia udah punya!
Kalo aku kasih makanan, ntar jadi tai.. Males..
Mending kasih hal yang aku suka, bisa, dan rela.Yang terpenting, SARAT MAKNA! Foto!
Lagian menurutku, gamungkin dia buang foto dirinya sendiri. Foto juga tahan lama, bisa disimpen selama beberapa generasi tanpa rusak! Doain yah supaya hasilnya bagus! Tinggal nunggu kirim nih! Hehehehe..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Klepon Isi Cinta Infiniti

Namanya juga anak rantau. Dulu SMA uda 3 tahun jarang bgt pulang, kuliah uda 2 th. Sekalinya pulang, aku curhat ke mama. "Ma, aku pengen klepon deh. Dah lama gak makan.." "Oke,  sesuk nek ana sing ider yo .."  (besok kalo ada yg jualan ya) Besoknya,.. "Ma! Bawa apaan tuh?! Gede banget! Oleh2 buat siapa?" "O! Ini apik2 (bagus2)buat kamu!" "Wa! Makasih maa!!!!" Pikirku, "Wah, mama tumben banget. Beliin apa ya?" Eh.. Pas dibuka, aku gaktau harus seneng, sedih, ketawa, marah, atau bingung..SPEECHLESS! Itu bungkusan isinya KLEPON, TUJUH BUNGKUS! SEBUNGKUS ISI SEPULUH PULA! "MAAA?! Mau kasi makan gajah?!" "Lhooooo, katane pengen!" (kata mamaku dengan ekspresi super innocent kyk newborn baby Dalam hatiku "Gilak! KLEPON SEGEDE BAKSO! 70 BIJI!" #terbengong-bengong "Orak sisan sing dodol dipek mantu?" (gak sekalian yang jual dijadiin menantu?) "Ma, bantuin makan dong...