Langsung ke konten utama

林安泰古厝民俗文物館 (Lin An Tai Historical Home)

Dari Museum Seni, aku jalan lagi ke Lin An Tai. Sebenernya kesini ga direncanakan. Tapi gara2 liat peta turis jadi penasaran. Disini juga gratis. Begitu masuk... Gilaa!! Gede banget! Kalo dibandingin sama Lin's Family Mansion yang di Fu Zhong, ini jauh lebih gede. Udah kaya stadion. Tapi, bangunannya lebih sederhana..
Sejarahnya gatau deh gimana.. Aku gabisa bacanya :(  Kasih sumbernya aja deh ya...
http://www.lin-an-tai.net/p2_contents_e.html
lin-fengshui-1
 
Ya kira2 gini lah...
Waktu jaman Dinasti Qing (1754) , ada seorang pengusaha dari Kota Anxi bernama Lin Yao Kung. Beliau dan keluarga merantau ke Taiwan terus buka kongsi dagang namanya Rong Tai. Setelah ngumpulin duit, akhirnya dia berhasil membangun rumah ini dan diberi namalah LIN AN TAI (dari nama dia, kota asalnya, dan perusahaannya)
DSC_0337
DSC_0344
DSC_0340
DSC_0356
 
DSC_0351
 
DSC_0360
Ada air terjunnya segala ^^
DSC_0361
Keluarga mereka kaya luar biasa. Didalemnya ada kuilnya segala dan semua perabotannya dari jati.. Bagus2 yaampun.....
DSC_0372
DSC_0378
DSC_0379
DSC_0386
DSC_0387          DSC_0392DSC_0393Gua dibawah ini adalah tempat para penjaga rumah...
DSC_0395
DSC_0396
Setelah puas, aku balik ke stasiun MRT  naik bis gratis. Ada tur leadernya pula. Aku dijelasin tentang suku aborigin Taiwan tapi sayang ga ngerti. Heran juga di Yuan Shan kenapa banyak yang gratis. Tapi selama gratis harus dimanfaatkan bukan? XD hehehehe..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Mimpi diSiang Bolong

Kamis, 26 Agustus 2010 pukul 02.00 Wow, kulihat gambar kartun keluarga kudus yang menjepit seorang anak laki2 ditengahnya (sepertinya kartun Latin ) berputar- putar saat malam hari dilangit dekat rumahku...Langsung ku ambil kamera untuk mengabadikan momen tersebut...Setelah mengambil gambar aku penasaran pada kartun tersebut..Akupun meniru berputar- putar selama 3 kali sambil angkat tangan kanan, dan tanpa diduga- duga aku ditarik kelangit....Sampai sekarang, aku tak tau siapa yang menarikku.... - - Aku terbangun dengan posisi terlentang..Entah dimana..tubuhku tak bisa kugerakkan, beku..Aku juga susah bernafas seperti hidungku mampet saat pilek...Disana sangatttt pengap, padahal ruangannya luas... - Tiba- tiba, kulihat ada sebuah surat terbuka dihadapanku..Surat tersebut memakai Bahasa Inggris...Lalu, aku mendengar suara orang membaca surat tersebut, tapi tak ada orang disekitar situ...Suara tersebut samar, tapi kucoba dengarkan. Suara tersebut semakin jelas. Tapi aku tak tau artinya ...

"Le" Familia

"It's for you! Happy Tet Holiday!!", bungkus kuepun kini telah berpindah  tangan. "Gam en!", kata si nyonya rumah, si Bu Bos. Eh, gaktaunya kami malah dipersilahkan duduk terus disuguhin pisang sama mangga muda yang rasa asemnya gak terlupakan! Sumpah! Itu mangga adalah mangga terasam yang pernah kucicipi seumur hidupku!  Kamipun ngobrol, bercanda sampe malem. Abis itu foto- foto. Yang paling senang dalam sesi ini adalah Mr. & Mrs. Le, karena mereka baru pertama diajak selfie pake kamera aksi. Hahahaha... So cute -3- Rasanya bener- bener gak pengen pergi dari tempat ini! Padahal gak ada apa- apanya, cuma seneng aja kumpul sama keluarga ini!  Sebenernya hari berikutnya aku dan Jeje udah pengen pergi ke Danang, tapi gak dibolehin sama mereka karena besok Tet Holiday. Mau dimasakin katanya. Awwwwww~ so sweet! Cuma kami, lho, tamu yang diperlakukan kaya gini! Besoknya...... Tara!!!! Makan gratis!! Hahahaha Sehabis makan ke...