Langsung ke konten utama

Hongkong Day 1


Mumpung udah di Taiwan, gak afdol rasanya kalo ga ke Hongkong. Selain harga tiketnya lebih murah, jaraknya juga deket (cuma 1,5 jam) , dan gaperlu visa. Yey!
Untuk jalan2 di Hongkong kurang lebih selama 7H 6M, siapin aja budget kira 2 juta (tiket dan akomodasi disesuaikan) xD Bisa kok! :D
Hongkong itu mini banget, gedungnya tinggi2, dan harga barang disana mayan mahal.
MTR/ MRTnya? Jangan tanya! Ampun!! Kemana2 jauh..... Pintu keluar MRTnya ribet banget =.= Bagusan punya Taiwan kemana- mana.

Nah gini ceritanya...
Jadi sesampainya di Hongkong setelah penerbangan dr Taipei (kurang lebih 1.5jam) aku langsung dijemput sama Tante yang udah 10 taun gak ketemu dan cuma kenal difb! AAAAA! Seneng banget rasanya! Abis itu, aku diajak ke rumah nenek saudara di North Point! Kangen banget! Udah lama banget ga ketemu! Baru tau, rumah orang sana mini2 banget dan bersyukur tinggal di Indo :''
Malemnya aku diajak ke Victoria Peak!!







Seharusnya kalo mau bener2 ke puncaknya atau museum madam t harus bayar sekitar Rp 800rb. Tapi tanteku tau dideket situ ada rooftop mall yang bisa liat pemandangan ke bawah dengan gratis tentunya. Hehehehe..

REVIEW VICTORIA PEAK: 3/5
Ngantrinya, beuuh!! DUA JAM!!! -_- Tremnya menurutku biasa aja.
Akses pulang juga susah. Kudu ngantri bis/ taksi kira2 sejam lebih!

NB :
Oh,ya! Begitu sampe dibandara langsung beli aja kartu telepon di 101 seharga 300HKD dibuat 7 hari INTERNET UNLIMITED plus pulsa berapa aku lupa xD sama beli kartu sakti Octopus ya!!!






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Klepon Isi Cinta Infiniti

Namanya juga anak rantau. Dulu SMA uda 3 tahun jarang bgt pulang, kuliah uda 2 th. Sekalinya pulang, aku curhat ke mama. "Ma, aku pengen klepon deh. Dah lama gak makan.." "Oke,  sesuk nek ana sing ider yo .."  (besok kalo ada yg jualan ya) Besoknya,.. "Ma! Bawa apaan tuh?! Gede banget! Oleh2 buat siapa?" "O! Ini apik2 (bagus2)buat kamu!" "Wa! Makasih maa!!!!" Pikirku, "Wah, mama tumben banget. Beliin apa ya?" Eh.. Pas dibuka, aku gaktau harus seneng, sedih, ketawa, marah, atau bingung..SPEECHLESS! Itu bungkusan isinya KLEPON, TUJUH BUNGKUS! SEBUNGKUS ISI SEPULUH PULA! "MAAA?! Mau kasi makan gajah?!" "Lhooooo, katane pengen!" (kata mamaku dengan ekspresi super innocent kyk newborn baby Dalam hatiku "Gilak! KLEPON SEGEDE BAKSO! 70 BIJI!" #terbengong-bengong "Orak sisan sing dodol dipek mantu?" (gak sekalian yang jual dijadiin menantu?) "Ma, bantuin makan dong...