Langsung ke konten utama

Mau kerja apa lo, Cyn?

"Cynthia kalau sudah lulus mau ngapain?" 
"Mau kerja apa lo?"

Jawabanku,
"Aku akan mengerjakan apa yang bisa aku kerjakan"
Selagi masih muda aku akan membuka kesempatan untuk segudang pilihan yang ada di dunia yg luas tapi sempit ini.

"Lho, kok gak fokus gitu si?"
Ya fokus. Fokus berusaha... Memang salah?

Dan anehnya, apa yang aku kerjakan sekarang sama sekali gak berhubungan sama hal2 yang aku suka.
Dulu motivasiku belajar mandarin semata- mata cuma buat baca Samkok dan Batas Air.. Sungguh keputusan yang dadakan, IRASIONAL dan fatal. Akibatnya, terdamparlah aku di Pulau Ubi (baca: Taiwan) hingga sekarang. ._. 

Lebih anehnya lagi, justru di negara yang luasnya hanya 1/53 dari Indonesia inilah, aku malah jadi lebih bijaksana!  (nurutku sih) Yah, walaupun belum menemukan apa yang aku cari, tapi at least aku sudah mulai menemukan arah ke mana aku akan pergi setelah ini.

Ya, begitulah. Bagi kalian para pengembara hidup, jangan menyerah! 
Kadang kalian harus tersesat hingga sekarat, baru bisa menemukan jalan yang tepat!
Meski begitu, jangan pernah lupakan rumah ya ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Asing

Waktu kita berbaring di atas gemerlapnya pasir pantai malam itu , tiba- tiba kamu mengajukan pertanyaan yang selama ini masih terus kucari jawabannya; "Apa cita- citamu?" "Banyak", cuma itu saja jawabku, karena terlalu susah menjelaskan kalau aku punya segudang cita- cita gila. Misalnya, kerja di NatGeo, jadi penulis, bikin museum dongeng, tourguide , dsb. Singkatnya, banyak! Jujur, aku tidak tahu apa yang benar- benar pandai kukerjakan. Aku bahkan juga bingung kenapa aku belajar mandarin! Jadi, keinginan di atas sepertinya mustahil. Untuk beberapa saat, kita terdiam dalam keheningan sambil menatap lautan bintang yang sepertinya kurang cahaya, bersimpati pada jiwaku yang muram. Aku menoleh memandang matamu yang sedang mengangkasa, mencoba menerka apa yang kamu pikirkan. Mungkin cita- citamu, atau mantan yang baru mencampakkanmu bulan lalu. Setidaknya, sinar bulan puranama yang berpendar dikedua mata besar nan indah itu memberitahuku bahwa aku tak sendiri. Kita...

Mimpi diSiang Bolong

Kamis, 26 Agustus 2010 pukul 02.00 Wow, kulihat gambar kartun keluarga kudus yang menjepit seorang anak laki2 ditengahnya (sepertinya kartun Latin ) berputar- putar saat malam hari dilangit dekat rumahku...Langsung ku ambil kamera untuk mengabadikan momen tersebut...Setelah mengambil gambar aku penasaran pada kartun tersebut..Akupun meniru berputar- putar selama 3 kali sambil angkat tangan kanan, dan tanpa diduga- duga aku ditarik kelangit....Sampai sekarang, aku tak tau siapa yang menarikku.... - - Aku terbangun dengan posisi terlentang..Entah dimana..tubuhku tak bisa kugerakkan, beku..Aku juga susah bernafas seperti hidungku mampet saat pilek...Disana sangatttt pengap, padahal ruangannya luas... - Tiba- tiba, kulihat ada sebuah surat terbuka dihadapanku..Surat tersebut memakai Bahasa Inggris...Lalu, aku mendengar suara orang membaca surat tersebut, tapi tak ada orang disekitar situ...Suara tersebut samar, tapi kucoba dengarkan. Suara tersebut semakin jelas. Tapi aku tak tau artinya ...