Langsung ke konten utama

Homesick Melanda Kembali

Haaaaaa!! Entah kenapa kali ini rasa kangen rumah kembali menerjangku.
Aku kangen sama masakan mama yang keasinan, sama ceramah n komentar papa, sama adek yang lucu walo kadang nyebelin, n sama Flesi yang selalu nyambut aku didepan pintu dengan muka bloonnya.













Ya Tuhan, dulu tu rasanya pingin cepet2 lulus n pergi dari rumah. Tapi kenapa sekarang kebalik yah? :( Bestfriendku disini tu cuman ada 3.
Yang pertama, Tuhan. Yang kedua, Laptop. N yang ketiga, novel.

Parah banget gilaa!! ==
Biasanya dulu kalo di rumah ada masalah, pasti curhat sama adek,papa,mama, n flesi..
Bisa legaaa banget plus ngakak abis cz solusi yang dikasih malah jadi kocak banget! Tenang gitu..
Nah disini? Apaan? Yang bisa diajak curhat cuma Nara, YMan doang sama dia. :D Thanks Nar slalu nemenin aku. Selain dia paling Tuhan n benda mati semua. ==z Nyesek banget... :(

Aku gak tau kenapa, tapi tempat satu2nya aku merasa dihargai, diharapkan itu adalah DI RUMAH. Disini, ditempat tante, sama sepupu kurang cocok, tante om sering pergi. Jarang kumpul deh pokoknya. Aku juga jadi suka menyendiri entah kenapa.

Rutinitasku disini tu ya, habis makan. Naik keatas, laptopan, ngerjain pr, habis itu tidur.
Gak kaya di rumah dulu. Pergi makan bareng, nonton TV bareng, beli jajan keluar bareng ditemenin sama Flesi ^.T . Dodolnya aku! Kenapa gak sekolah di Pekalongan ato Semarang ajaa?!! Malah disini, jauh dari rumah. Wew~

Sampe bener2 deh. Khouw Cynthia yang dulu cerewet, kuat, ceplas- ceplos, disini tu kebalik 180 derajat! Jadi anak yang diem, pemikir, menyendiri! Aduuh! BUKAN GUE BANGET LAH YAA!! =.= Entah kenapa jadi gitu. Mungkin aku takut kali ya... :( Aku gak bebas disini..

Maybe I will never be who I was before
Maybe I don't even know her anymore
Maybe who I am today, ain't so far from yesterday
Can I find a way to be every part of me?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTRAMUROS, Spanyol Kecil di Manila

Halo para sahabat INTAI! Ada yang sudah pernah ke Filipina? Bulan lalu, mimin baru saja liburan ke Manila, ibukotanya Filipina. Setelah mendarat dari Bandara Ninoy Aquino, mimin langsung tancap gas ke Intramuros. Jaraknya kurang lebih 30 menit dari bandara kalau bebas macet. Kota ini mirip sekali dengan Jakarta, apalagi macetnya. Rasanya seperti kembali ke tanah air. Pelan- pelan pemandangan di kiri- kanan mimin mulai berubah. Jalanan yang tadinya dihiasi dengan gedung pencakar langit dan perkampungan penduduk, kini berubah menjadi sebuah kota bergaya Eropa klasik. Rupanya mimin sudah sampai. Setelah membayar ongkos taksi, mimin turun dan mulai menjajaki keindahan Intramorus yang sungguh terawat dan indah ini. Pertama- tama, mimin mengunjungi Benteng Santiago. Benteng ini dibangun oleh Spanyol saat mendirikan Kota Manila dan sempat digunakan untuk memenjarakan salah satu pahlawan nasional Filipina, José Rizal, sebelum akhirnya dieksekusi. Di sini terdapat museum yang didedi...

Perbatasan Terkutuk (Vietnam- Laos)

Perjalanan menyebrangi perbatasan kali ini benar- benar tak terlupakan. Di sleeping bus yang kami tumpangi, aku tidur di bawah sementara di atasku ada tante Turki setengah baya yang selalu panas hati. Pas aku lagi tidur, tiba- tiba dia teriak di kupingku; "Heh! Kamu nyolong syalku, yah?" "What? I was sleeping!" "Tapi kenapa syalku ada di sebelahmu?"; bentaknya  lagi. "Mana kutau? Jatoh kali!" "I don't believe you!" "Whatever! I don't care.."; sahutku ikutan emosi. Pagi- pagi udah dibikin emosi. Kampret banget! Kalau gak mau jatoh, iket tuh di kepala biar jadi kaya pendekar kesiangan. Cape, deh. Gak lama, bus kamipun berhenti di perbatasan. Karena kami berdua dari Asia Tenggara, ngantrinya beda sama yang dari Eropa. Aku sama Jessica sempet kebingungan karena gak ada yang bisa bahasa Inggris dan gak tau sebenernya harus ngantri di bagian yang mana. Untung aja ada om- om Thai yang bisa bahasa Melayu yang bantuin....

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...