Langsung ke konten utama

Back again after "The Suck Final Exam"

Haaah..akhirnya gw bisa ngeblog lagi setelah seabrek ulangan n semesteran yang NAUJUBILLAH GILANYA , bikin otak butek n gak mood nulis jadinya..
So, sekarang gw mau cerita soal "hadiah" yang gw terima pas semesteran.
Jadi tempat duduk gw itu dibawah AC n gw masuk angin!!
Pas hari terakhir semesteran!! BT BANGET!!
Tengah malem gw turun dari loteng gedor2 kamar pembantu sodara gw sambil pegangin perut gw yang sakitnya luar biasa..
"Tok tok tok"
"Cuuus....." dengan suara super lirih2 sakit gitu deh..
"tok tok tok"
BUSET DAH KAGA DIBUKA2IN
ini kebo apa mati ya? batin gw saat itu..
N mukjizat terjadi! Setelah gw gedor kesekian ribu kalinya sampe nyaris pingsan :lebay, akhirnya pintupun dibuka.
"Kenapa Cyn?" tanyanya
.
.
"Sakit cus"jawabku sambil sempoyongan
"SAKIT APA?!" katanya panik
"masuk angin"
Si Mbak : -____________-
"tolong kerokin dong" lanjutku
si mbak : "oke2 bentar yak" (udah gak sepanik tadi) XD wkwk
.
at least, gw langsung ke atas, mutah2 ==
keringet dingin..
and akhirnya gw dikerokin sama si mbak yg bikin tidur gw lebih enak :)
Subuhnya gw bangun lagi gara2 diare n gw langsung minum diapet ==z
,
Tau gak?
BESOKNYA PAS ULANGAN PERUT GW SAKIT LAGI bzzzzt ==
Matilah gw
gak konsen!
keringet dingin!
seakan sedetik bagai sejam!
Ya ampun itu bener2 ulangan Biologi super ngaco dah ==
And finally waktu ujian kelar n gw langsung minta dijemput sama Om Mail yang pas dateng jemput gw kaya malaikat penolong yg paling cakep sedunia XD Gw pulang, minum obat, n langsung tidur...Bangunnya gw galau...
and sekarang gw berharap nilai gw tuntas...itu aja....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTRAMUROS, Spanyol Kecil di Manila

Halo para sahabat INTAI! Ada yang sudah pernah ke Filipina? Bulan lalu, mimin baru saja liburan ke Manila, ibukotanya Filipina. Setelah mendarat dari Bandara Ninoy Aquino, mimin langsung tancap gas ke Intramuros. Jaraknya kurang lebih 30 menit dari bandara kalau bebas macet. Kota ini mirip sekali dengan Jakarta, apalagi macetnya. Rasanya seperti kembali ke tanah air. Pelan- pelan pemandangan di kiri- kanan mimin mulai berubah. Jalanan yang tadinya dihiasi dengan gedung pencakar langit dan perkampungan penduduk, kini berubah menjadi sebuah kota bergaya Eropa klasik. Rupanya mimin sudah sampai. Setelah membayar ongkos taksi, mimin turun dan mulai menjajaki keindahan Intramorus yang sungguh terawat dan indah ini. Pertama- tama, mimin mengunjungi Benteng Santiago. Benteng ini dibangun oleh Spanyol saat mendirikan Kota Manila dan sempat digunakan untuk memenjarakan salah satu pahlawan nasional Filipina, José Rizal, sebelum akhirnya dieksekusi. Di sini terdapat museum yang didedi...

Perbatasan Terkutuk (Vietnam- Laos)

Perjalanan menyebrangi perbatasan kali ini benar- benar tak terlupakan. Di sleeping bus yang kami tumpangi, aku tidur di bawah sementara di atasku ada tante Turki setengah baya yang selalu panas hati. Pas aku lagi tidur, tiba- tiba dia teriak di kupingku; "Heh! Kamu nyolong syalku, yah?" "What? I was sleeping!" "Tapi kenapa syalku ada di sebelahmu?"; bentaknya  lagi. "Mana kutau? Jatoh kali!" "I don't believe you!" "Whatever! I don't care.."; sahutku ikutan emosi. Pagi- pagi udah dibikin emosi. Kampret banget! Kalau gak mau jatoh, iket tuh di kepala biar jadi kaya pendekar kesiangan. Cape, deh. Gak lama, bus kamipun berhenti di perbatasan. Karena kami berdua dari Asia Tenggara, ngantrinya beda sama yang dari Eropa. Aku sama Jessica sempet kebingungan karena gak ada yang bisa bahasa Inggris dan gak tau sebenernya harus ngantri di bagian yang mana. Untung aja ada om- om Thai yang bisa bahasa Melayu yang bantuin....

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...