Langsung ke konten utama

Oh My Dog!

Mmmm...Udah lama gue tertarik sama yang namanya kebudayaan Cina. Mungkin karena gue keturunan Cina. Entahlah....Yang penting gue suka..
Nah, pertama kali gue liat buku "Mitologi Cina" di Gramedia. Harganya 110.000. Terbelnya kayak Alkitab! Masi inget banget! Dan tanpa ba bi bu be bo dan sebersit keraguanpun, langsung buku itu gue beli.
Sesampenya di rumah, buku itu langsung gue baca. Karena nama2 tokohnya ampun banyaknya, apalagi nama Cina.. =.=" Poshenk! Akhirnya buku itu teronggok dirumah gak kebaca sampe sekarang.. :p
.
.
Minggu kemaren gw bales dendam! Waktu gw liat2 toko buku bekas di belakang toko tante gw, gw nemu setumpun buku gak terurus, udah berdebu, n jadul abis.
Nah, ngerti sendiri kan gw itu orangnya suka yang jadul jadul gitu. Gw naik kursi, liat judulnya.
YA AMPUUUN!! Ternyata sekumpulan buku tentang budaya Cina! Mulai dari masakan, kesenian, dewa-dewinya, mitologi, sampe cerita- cerita jaman dulu!!
Gw antusias n seneng banget pas itu! Cause bukunya bergambar!!Kereeen!!Ahahahahaha XD
Tanpa pikir panjang lagi, gw langsung borong tu 12 judul buku yang beda :P
Yang jual sampe pusing ngitung harganya. Akhirnya, dikasi 120 ribu deh semuanya.!!hehehe..
Ya udahlah, daripada di Gramed, mahal, mendingan disini, bukunya masih mulus pula. Cuma berdebu doang.. :D
.
.
Nah, buku yang ini, gw semangat bacanya :)
Disini gw dapet banyaaaaak banget pengetahuan tentang Negeri Panda tersebut.
Ternyata shaomai(siomay), tahu, cakwe, kueku, kue moho, dodol, sampe ronde n telor asinpun ditemukan orang Cina -_-
Ya ampyuun...wkwkwkwkwk...
Terus gw baru tau, ternyata kalo kita taro sumpit harus sejajar, biar gak sial.
Kalo nata kue gak boleh melingkar, karena membatasi peruntungan. Harusnya secara horizontal. katanya biar rejekinya mengalir. Wkakaka! Keren banget deh ni buku!! :)))
.
Terus ada khasiat dari taneman. Daging apa harus dimasak sama apa biar bisa jadi obat!
Dikasih cara masaknya pula! Aduhni buku lengkap banget deh! You must read it :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTRAMUROS, Spanyol Kecil di Manila

Halo para sahabat INTAI! Ada yang sudah pernah ke Filipina? Bulan lalu, mimin baru saja liburan ke Manila, ibukotanya Filipina. Setelah mendarat dari Bandara Ninoy Aquino, mimin langsung tancap gas ke Intramuros. Jaraknya kurang lebih 30 menit dari bandara kalau bebas macet. Kota ini mirip sekali dengan Jakarta, apalagi macetnya. Rasanya seperti kembali ke tanah air. Pelan- pelan pemandangan di kiri- kanan mimin mulai berubah. Jalanan yang tadinya dihiasi dengan gedung pencakar langit dan perkampungan penduduk, kini berubah menjadi sebuah kota bergaya Eropa klasik. Rupanya mimin sudah sampai. Setelah membayar ongkos taksi, mimin turun dan mulai menjajaki keindahan Intramorus yang sungguh terawat dan indah ini. Pertama- tama, mimin mengunjungi Benteng Santiago. Benteng ini dibangun oleh Spanyol saat mendirikan Kota Manila dan sempat digunakan untuk memenjarakan salah satu pahlawan nasional Filipina, José Rizal, sebelum akhirnya dieksekusi. Di sini terdapat museum yang didedi...

Perbatasan Terkutuk (Vietnam- Laos)

Perjalanan menyebrangi perbatasan kali ini benar- benar tak terlupakan. Di sleeping bus yang kami tumpangi, aku tidur di bawah sementara di atasku ada tante Turki setengah baya yang selalu panas hati. Pas aku lagi tidur, tiba- tiba dia teriak di kupingku; "Heh! Kamu nyolong syalku, yah?" "What? I was sleeping!" "Tapi kenapa syalku ada di sebelahmu?"; bentaknya  lagi. "Mana kutau? Jatoh kali!" "I don't believe you!" "Whatever! I don't care.."; sahutku ikutan emosi. Pagi- pagi udah dibikin emosi. Kampret banget! Kalau gak mau jatoh, iket tuh di kepala biar jadi kaya pendekar kesiangan. Cape, deh. Gak lama, bus kamipun berhenti di perbatasan. Karena kami berdua dari Asia Tenggara, ngantrinya beda sama yang dari Eropa. Aku sama Jessica sempet kebingungan karena gak ada yang bisa bahasa Inggris dan gak tau sebenernya harus ngantri di bagian yang mana. Untung aja ada om- om Thai yang bisa bahasa Melayu yang bantuin....

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...