Langsung ke konten utama

Kicking and Sreaming!!!

Pas jam istirahat..
"Diem lo!! Mau lo itu apaa?!!!!"
"Braaaak!!"
Tanpa nyelesain makan, aku nengok kebelakang..Waduh! Ternyata AE sama Ryan, temen sekelasku berantem. Aku langsung berdiri n deketin temenku.
"Mereka kenapa?"
"Jadi, si Ryan bilang ke Karen kalo si AE ngatain dia "meow meow""
"Emang beneran si AE ngatain?"
"Engga..Makannya itu si AE marah ke Ryan, gara2 si Karen nendang mukanya kenceng banget, dikira Karen, si AE ngatain dia beneran"
"Walaaaah..Cape deeee..Ehh!! Eh!! Ngapain tu si AE?!!"
Aku n beberapa temenku langsung lari kearah mereka, gara2 si AE mau ngelempar kursi ke Ryan.
Si Ryan sih diem aja, gara2 dia tau dia yang salah..
"Hoi! Jangan main kursi dong! Inget CCTV"
"Sabar dong!" , temen yang lain berusaha ngademin suasana..
Ryan yang syok liat si AE udah ngangkat kursi keatas kepalanya langsung berdiri terus minta maaf.
"Sori E..Gue yang salah. Maaf ya. Gue cuma bercanda.." katanya sambil ngulurin tangan..
"Mau lo tu apa?! Sialan lo! Emang muka ditendang itu gak sakit apa?!!"
Ryan bilang lagi, "Temen- temen! Kalian liat ya!! GUE YANG SALAH!! AE GAK SALAH APA- APA!!"
Tapi tetep aja tu kursi gak diturun- turunin sampe aku teriak, "Nanti perkara loh! Ada CCTV, ada saksi! Kamu mau masuk BP? Mau dikasi SP?"
"Udah! Damai damai!!"
"Lagian kan si Ryan udah minta maaf!!"
"Ayolaah..Baikan dong"
Akhirnya sama AE, kursinya ditaro lagi, terus dia pergi kepojok, duduk, nangis.... -__-

Jadi, temen ceweku, namanya Karen itu cinta banget sama anime n cosplay. Jadinya dia niru2 tokoh di Maid Sama itu loh..Cowo gak salah apa2 pasti ditendang tanpa konfirmasi..Gak AE doang yang suka dia tendangin! Seluruh cowo! Pada gak ngebales dong orang secaraaa gitu dia cewe...

Nah, si AE ini, dia suka dibully sama temen- temennya. Katanya orangnya ke PDan, soklah, caper, dsb..Cuma dibullynya sih secara verbal. Kasian juga sih. Menurutku sih dia biasa- biasa aja tuh. Yah gatau juga sih tapi, orang baru kenal kelas 11 ini..

Ryan, sang ketua kelas. Menurutku sih dia baik kok :) Cuma mungkin lagi keluar isengnya aja kali dan dan nyangka kejadiannya jadi kayak gini..

Weh, dari peristiwa tadi aku belajar. Bahwa kita harus berhati- hati dalam bertindak karena, masalah yang sepele bisa jadi besar... :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTRAMUROS, Spanyol Kecil di Manila

Halo para sahabat INTAI! Ada yang sudah pernah ke Filipina? Bulan lalu, mimin baru saja liburan ke Manila, ibukotanya Filipina. Setelah mendarat dari Bandara Ninoy Aquino, mimin langsung tancap gas ke Intramuros. Jaraknya kurang lebih 30 menit dari bandara kalau bebas macet. Kota ini mirip sekali dengan Jakarta, apalagi macetnya. Rasanya seperti kembali ke tanah air. Pelan- pelan pemandangan di kiri- kanan mimin mulai berubah. Jalanan yang tadinya dihiasi dengan gedung pencakar langit dan perkampungan penduduk, kini berubah menjadi sebuah kota bergaya Eropa klasik. Rupanya mimin sudah sampai. Setelah membayar ongkos taksi, mimin turun dan mulai menjajaki keindahan Intramorus yang sungguh terawat dan indah ini. Pertama- tama, mimin mengunjungi Benteng Santiago. Benteng ini dibangun oleh Spanyol saat mendirikan Kota Manila dan sempat digunakan untuk memenjarakan salah satu pahlawan nasional Filipina, José Rizal, sebelum akhirnya dieksekusi. Di sini terdapat museum yang didedi...

Perbatasan Terkutuk (Vietnam- Laos)

Perjalanan menyebrangi perbatasan kali ini benar- benar tak terlupakan. Di sleeping bus yang kami tumpangi, aku tidur di bawah sementara di atasku ada tante Turki setengah baya yang selalu panas hati. Pas aku lagi tidur, tiba- tiba dia teriak di kupingku; "Heh! Kamu nyolong syalku, yah?" "What? I was sleeping!" "Tapi kenapa syalku ada di sebelahmu?"; bentaknya  lagi. "Mana kutau? Jatoh kali!" "I don't believe you!" "Whatever! I don't care.."; sahutku ikutan emosi. Pagi- pagi udah dibikin emosi. Kampret banget! Kalau gak mau jatoh, iket tuh di kepala biar jadi kaya pendekar kesiangan. Cape, deh. Gak lama, bus kamipun berhenti di perbatasan. Karena kami berdua dari Asia Tenggara, ngantrinya beda sama yang dari Eropa. Aku sama Jessica sempet kebingungan karena gak ada yang bisa bahasa Inggris dan gak tau sebenernya harus ngantri di bagian yang mana. Untung aja ada om- om Thai yang bisa bahasa Melayu yang bantuin....

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...