Langsung ke konten utama

Pola pikirku sekarang..

Gak kerasa udah satu tahun empat bulan di Taiwan. Hidup disini bahagia banget sih! Fasilitas publiknya bagus, lingkungannya bersih, masyarakatnya teratur, dan aman banget! Dompet ama hp udah ketinggalan dua kalipun gak diambil! Yang ada dibalikin! Kalo di Indo meleng sedikit udah raib tuh...
Gak heran Taiwan menempati urutan kedua negara teraman sedunia!

Btw, menuntut ilmu di negeri orang membuat gue belajar banyak hal..

1. Jomblo? Gak papa! Gak nikah! It's okay!

Heran sama generasi muda bangsa kita yang menjadikan kuliah sebagai "ajang cari jodoh". Katanya sih sekali dayung dua pulau terlampaui...Kalo udah kerja sendiri sih gapapa.. Nah tapi kalo masi pake duit ortu?! Hellowww~~ ortu kita udah kerja keras dan hamburin duit buat kita! IYA! HAMBURIN! Secara sekarang apa2 mahal.

Kalo gue sih mikir, daripada nambah beban ortu untuk sementara jomblo dulu aja. Fokus kuliah! Banggain orang tua! Galauin pelajaran aja! Jadi lebih produktif ! Berkarya, melebarkan sayap seluas- luasnya! Kalo naksir orang gimana? Yah jadiin motivasi aja biar kita layak dapetin dia nanti! Kalo emang udah disamber orang duluan ya bukan rejeki.. Toh kalo kita sukses, ntar banyak yang ngejar...
Kalo gak nikah ya gapapa, kaya orang sini... Tiap hari makan cantik, merawat diri, pas liburan keliling dunia deh! Kalo sakit mereka juga udah punya asuransi, kan gak ada tanggungan!

2. LOVE WINS!
Meski gue Kristen, menurut gue "gay" itu juga manusia. Lu bisa larang "gay" nikah, tapi emg lu bisa melarang cinta mereka? Asal mereka gak mengganggu kita, ngapain sewot? Dosa? Itu urusan pribadi mereka sama Tuhan!

3. Defiinisi dari kata "TEMAN"
Akan berlalu seiring dengan waktu...Teman adalah seorang individu yang juga punya kehidupan dan urusan sendiri! Jika lo berharap terlalu tinggi pada teman, lo akan kecewa!Camkan itu!

4. Tuhan dan keluarga TIDAK TERNILAI HARGANYA!
Saat gue putus asa dan gaada siapapun yang peduli, cuma keluarga guelah yang selalu pasang badan tanpa pikir2. Dan saat gue tersesat dan hilang, cuma Tuhanlah yang bisa menemukan gue. Mungkin di Indo gue blm sadar karena gue terlalu nyaman. Tapi, di sini gue mendapat tamparan hebat untuk lebih menghargai kedua hal ini :'

5. Bahwa MASAKAN INDONESIA ITU TIADA TARA!
Ahhhh!! Dibesarkan dengan aksen medok, megono, kecap, dan sambel terasi, membuat gue sakaw dan galau abis! Bahkan sampe mimpi makan opor! Makanan di sini gak enak!! Mahal lagi! Bukannya kenyang malah bikin marah! T.T
Masak sendiripun entah kenapa rasanya tetep gak sama kayak somay goceng si abang dan warteg di tepi jalan..

6. Kangen rumah itu.........
Video call dan saling kirim foto malah bikin tambah kangen! Rasanya gaksabar buat pulang! Sekarang cuma bisa nunggu sampe perasaan itu ilang sendiri..

7. Perpisahan itu menyakitkan, tapi akan membuat lo lebih menghargai apa yang ada.
Gue sudah hidup terpisah dari ortu gue semenjak lulus SMP. Dan semakin sering gue pamit, semakin jauh gue pergi. Gue tau, itu semua demi mimpi gue, dan gue pasti nebus keegoisan gue itu dengan ngebahagiain kedua ortu yang senantiasa menanti kepulangan anaknya yang suka ngeluyur ini!

8. Cari duit itu susahnyaaaaa!!!
Gue disini kerja part time dan astaga! Mulai dari dimaki2, dimanfaatkan, sampe ditipu atasan! Lelah bro! Sekarang gue tahu bahwa ungkapan "banting tulang" itu memang benar adanya!

Okelah sekian curhatan random gue yang sedang dilanda rindu rumah ini! Jika ada salah kata mohon maaf dan semoga tulisan gue bermanfaat...!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTRAMUROS, Spanyol Kecil di Manila

Halo para sahabat INTAI! Ada yang sudah pernah ke Filipina? Bulan lalu, mimin baru saja liburan ke Manila, ibukotanya Filipina. Setelah mendarat dari Bandara Ninoy Aquino, mimin langsung tancap gas ke Intramuros. Jaraknya kurang lebih 30 menit dari bandara kalau bebas macet. Kota ini mirip sekali dengan Jakarta, apalagi macetnya. Rasanya seperti kembali ke tanah air. Pelan- pelan pemandangan di kiri- kanan mimin mulai berubah. Jalanan yang tadinya dihiasi dengan gedung pencakar langit dan perkampungan penduduk, kini berubah menjadi sebuah kota bergaya Eropa klasik. Rupanya mimin sudah sampai. Setelah membayar ongkos taksi, mimin turun dan mulai menjajaki keindahan Intramorus yang sungguh terawat dan indah ini. Pertama- tama, mimin mengunjungi Benteng Santiago. Benteng ini dibangun oleh Spanyol saat mendirikan Kota Manila dan sempat digunakan untuk memenjarakan salah satu pahlawan nasional Filipina, José Rizal, sebelum akhirnya dieksekusi. Di sini terdapat museum yang didedi...

Perbatasan Terkutuk (Vietnam- Laos)

Perjalanan menyebrangi perbatasan kali ini benar- benar tak terlupakan. Di sleeping bus yang kami tumpangi, aku tidur di bawah sementara di atasku ada tante Turki setengah baya yang selalu panas hati. Pas aku lagi tidur, tiba- tiba dia teriak di kupingku; "Heh! Kamu nyolong syalku, yah?" "What? I was sleeping!" "Tapi kenapa syalku ada di sebelahmu?"; bentaknya  lagi. "Mana kutau? Jatoh kali!" "I don't believe you!" "Whatever! I don't care.."; sahutku ikutan emosi. Pagi- pagi udah dibikin emosi. Kampret banget! Kalau gak mau jatoh, iket tuh di kepala biar jadi kaya pendekar kesiangan. Cape, deh. Gak lama, bus kamipun berhenti di perbatasan. Karena kami berdua dari Asia Tenggara, ngantrinya beda sama yang dari Eropa. Aku sama Jessica sempet kebingungan karena gak ada yang bisa bahasa Inggris dan gak tau sebenernya harus ngantri di bagian yang mana. Untung aja ada om- om Thai yang bisa bahasa Melayu yang bantuin....

Ninh Binh dan Perempuan Perkasa

Untuk  mengkahiri perjalanan kami di Vietnam, aku milih ke Ninh Binh, sementara Jessi pergi kursus memasak. Ninh Binh itu versi daratnya Halong Bay. Menurutku, sih, gitu. Letaknya juga gak jauh- jauh amat dari Hanoi, paling sekitar dua jam ke selatan. Begitu sampe, kami serombongan disuruh makan di resto. Walaupun menunya cuma nasi, tahu, dan sayur, tapi karena aku udah laper banget jadi rasanya nikmaaaat tak tergantikan! Eh, pas udah mau abis aku nemu item- item di tengah nasi.. Aku mikir; "Apaan, nih?!" O MAI GAT!!! TERNYATA KECOAK!! Sumpah, aku langsung speechless .. Orang- orang yang makan bareng aku sontak pada berenti makan, kaget juga liatnya.. Aku gak muntah seperti yang kalian bayangkan, cuma minum air banyak- banyak, abis itu ambil sepeda buat keliling Ninh Binh! Try to forget that awful experience! Di sana aku diajak ke Bich Dong Pagoda sama ke gua- gua yang aku gaktau namanya. Dulu, provinsi ini merupakan pusat kerajaan Vietnam selama beberapa dinasti. ...